JANGAN LAGI MAIN MAIN DENGAN WAKTU
Waktu adalah kehidupan kita, dalam waktu membuat manusia terbagi menjadi 3 macam, pertama adalah manusia masa lalu. Tipe pertama ini adalah mereka yang selalu melihat waktu dimasa lalu, ada banyak orang yang sombong ketika melihat waktu di masa lalu sukses, kaya dan terhormat padahal saat ini kondisinya sudah terbalik. Ada banyak orang takut terus melangkah karena banyak trauma dimasa lalu. Kegagalan, kurang dihargai, kurang dicintai menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan antara kita dan masa lalu kita sendiri. Berhati-hatilah dengan waktumu sahabatku karena tipe pertama ini membuat kita nyaman dan banyak alasan utk maju. Boleh saja masa lalu dijadikan rujukan atau madrasah namun bukan kita memilih hidup di masa lalu kita.
Tipe kedua adalah Manusia Masa Depan. Mereka yang selalu mengabaikan kondisi saat ini, namun selalu membuat janji-janji di masa depan. Mereka memberikan janji kepada diri sendiri dan orang lain.
Janji surga sering ia katakan, walaupun pada kenyataanya tidak terjadi, kondisinya saat ini tidak pernah dijadikan pengalaman dalam hidupnya. Was-was, cemas dan curigaan menjadi karakter yang akhirnya selalu membelenggu dirinya sendiri.
Tipe ketiga adalah manusia Saat ini dan Masa Depan. Tipe terakhir selalu melihat bahwa kondisinya saat ini karena ulah kita dimasa lalu, dan ulah kita di masa sekarang akan dinikmati di masa depan. 50 % persen energinya disimpan di kehidupanya saat ini dan sisanya ia investasikan utk masa depan yaitu memiliki visi dan impian yang kuat.
Evaluasi, Rencana dan Action adalah bagian yang sudah menjadi DNA utk tipe ini. Mengambil hikmah dimasa lalu, menyusun rencana dan melakukanya hari ini dan meyakini masa depan yang indah menjadi moto baginya. Mereka percaya bahwa waktu tidak pernah terulang yang sama 2 kali.
Jika kita masih saja main-main dengan waktu, waktu tidak pernah santai, ia lari terus utk mengingatkan.
JANGAN LAGI MAIN MAIN DG WAKTU
Waktu adalah kehidupan kita, dalam waktu membuat manusia terbagi menjadi 3 macam, pertama adalah manusia masa lalu. Tipe pertama ini adalah mereka yang selalu melihat waktu dimasa lalu, ada banyak orang yang sombong ketika melihat waktu di masa lalu sukses, kaya dan terhormat padahal saat ini kondisinya sudah terbalik. Ada banyak orang takut terus melangkah karena banyak trauma dimasa lalu. Kegagalan, kurang dihargai, kurang dicintai menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan antara kita dan masa lalu kita sendiri. Berhati-hatilah dengan waktumu sahabatku karena tipe pertama ini membuat kita nyaman dan banyak alasan utk maju. Boleh saja masa lalu dijadikan rujukan atau madrasah namun bukan kita memilih hidup di masa lalu kita.
Tipe kedua adalah Manusia Masa Depan. Mereka yang selalu mengabaikan kondisi saat ini, namun selalu membuat janji-janji di masa depan. Mereka memberikan janji kepada diri sendiri dan orang lain.
Janji surga sering ia katakan, walaupun pada kenyataanya tidak terjadi, kondisinya saat ini tidak pernah dijadikan pengalaman dalam hidupnya. Was-was, cemas dan curigaan menjadi karakter yang akhirnya selalu membelenggu dirinya sendiri.
Tipe ketiga adalah manusia Saat ini dan Masa Depan. Tipe terakhir selalu melihat bahwa kondisinya saat ini karena ulah kita dimasa lalu, dan ulah kita di masa sekarang akan dinikmati di masa depan. 50 % persen energinya disimpan di kehidupanya saat ini dan sisanya ia investasikan utk masa depan yaitu memiliki visi dan impian yang kuat.
Evaluasi, Rencana dan Action adalah bagian yang sudah menjadi DNA utk tipe ini. Mengambil hikmah dimasa lalu, menyusun rencana dan melakukanya hari ini dan meyakini masa depan yang indah menjadi moto baginya. Mereka percaya bahwa waktu tidak pernah terulang yang sama 2 kali.
Jika kita masih saja main-main dengan waktu, waktu tidak pernah santai, ia lari terus utk mengingatkan.
JANGAN LAGI MAIN MAIN DG WAKTU
Waktu adalah kehidupan kita, dalam waktu membuat manusia terbagi menjadi 3 macam, pertama adalah manusia masa lalu. Tipe pertama ini adalah mereka yang selalu melihat waktu dimasa lalu, ada banyak orang yang sombong ketika melihat waktu di masa lalu sukses, kaya dan terhormat padahal saat ini kondisinya sudah terbalik. Ada banyak orang takut terus melangkah karena banyak trauma dimasa lalu. Kegagalan, kurang dihargai, kurang dicintai menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan antara kita dan masa lalu kita sendiri. Berhati-hatilah dengan waktumu sahabatku karena tipe pertama ini membuat kita nyaman dan banyak alasan utk maju. Boleh saja masa lalu dijadikan rujukan atau madrasah namun bukan kita memilih hidup di masa lalu kita.
Tipe kedua adalah Manusia Masa Depan. Mereka yang selalu mengabaikan kondisi saat ini, namun selalu membuat janji-janji di masa depan. Mereka memberikan janji kepada diri sendiri dan orang lain.
Janji surga sering ia katakan, walaupun pada kenyataanya tidak terjadi, kondisinya saat ini tidak pernah dijadikan pengalaman dalam hidupnya. Was-was, cemas dan curigaan menjadi karakter yang akhirnya selalu membelenggu dirinya sendiri.
Tipe ketiga adalah manusia Saat ini dan Masa Depan. Tipe terakhir selalu melihat bahwa kondisinya saat ini karena ulah kita dimasa lalu, dan ulah kita di masa sekarang akan dinikmati di masa depan. 50 % persen energinya disimpan di kehidupanya saat ini dan sisanya ia investasikan utk masa depan yaitu memiliki visi dan impian yang kuat.
Evaluasi, Rencana dan Action adalah bagian yang sudah menjadi DNA utk tipe ini. Mengambil hikmah dimasa lalu, menyusun rencana dan melakukanya hari ini dan meyakini masa depan yang indah menjadi moto baginya. Mereka percaya bahwa waktu tidak pernah terulang yang sama 2 kali.
Jika kita masih saja main-main dengan waktu, waktu tidak pernah santai, ia lari terus utk mengingatkan.
Waktu adalah kehidupan kita, dalam waktu membuat manusia terbagi menjadi 3 macam, pertama adalah manusia masa lalu. Tipe pertama ini adalah mereka yang selalu melihat waktu dimasa lalu, ada banyak orang yang sombong ketika melihat waktu di masa lalu sukses, kaya dan terhormat padahal saat ini kondisinya sudah terbalik. Ada banyak orang takut terus melangkah karena banyak trauma dimasa lalu. Kegagalan, kurang dihargai, kurang dicintai menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan antara kita dan masa lalu kita sendiri. Berhati-hatilah dengan waktumu sahabatku karena tipe pertama ini membuat kita nyaman dan banyak alasan utk maju. Boleh saja masa lalu dijadikan rujukan atau madrasah namun bukan kita memilih hidup di masa lalu kita.
Tipe kedua adalah Manusia Masa Depan. Mereka yang selalu mengabaikan kondisi saat ini, namun selalu membuat janji-janji di masa depan. Mereka memberikan janji kepada diri sendiri dan orang lain.
Janji surga sering ia katakan, walaupun pada kenyataanya tidak terjadi, kondisinya saat ini tidak pernah dijadikan pengalaman dalam hidupnya. Was-was, cemas dan curigaan menjadi karakter yang akhirnya selalu membelenggu dirinya sendiri.
Tipe ketiga adalah manusia Saat ini dan Masa Depan. Tipe terakhir selalu melihat bahwa kondisinya saat ini karena ulah kita dimasa lalu, dan ulah kita di masa sekarang akan dinikmati di masa depan. 50 % persen energinya disimpan di kehidupanya saat ini dan sisanya ia investasikan utk masa depan yaitu memiliki visi dan impian yang kuat.
Evaluasi, Rencana dan Action adalah bagian yang sudah menjadi DNA utk tipe ini. Mengambil hikmah dimasa lalu, menyusun rencana dan melakukanya hari ini dan meyakini masa depan yang indah menjadi moto baginya. Mereka percaya bahwa waktu tidak pernah terulang yang sama 2 kali.
Jika kita masih saja main-main dengan waktu, waktu tidak pernah santai, ia lari terus utk mengingatkan.
JANGAN LAGI MAIN MAIN DG WAKTU
Waktu adalah kehidupan kita, dalam waktu membuat manusia terbagi menjadi 3 macam, pertama adalah manusia masa lalu. Tipe pertama ini adalah mereka yang selalu melihat waktu dimasa lalu, ada banyak orang yang sombong ketika melihat waktu di masa lalu sukses, kaya dan terhormat padahal saat ini kondisinya sudah terbalik. Ada banyak orang takut terus melangkah karena banyak trauma dimasa lalu. Kegagalan, kurang dihargai, kurang dicintai menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan antara kita dan masa lalu kita sendiri. Berhati-hatilah dengan waktumu sahabatku karena tipe pertama ini membuat kita nyaman dan banyak alasan utk maju. Boleh saja masa lalu dijadikan rujukan atau madrasah namun bukan kita memilih hidup di masa lalu kita.
Tipe kedua adalah Manusia Masa Depan. Mereka yang selalu mengabaikan kondisi saat ini, namun selalu membuat janji-janji di masa depan. Mereka memberikan janji kepada diri sendiri dan orang lain.
Janji surga sering ia katakan, walaupun pada kenyataanya tidak terjadi, kondisinya saat ini tidak pernah dijadikan pengalaman dalam hidupnya. Was-was, cemas dan curigaan menjadi karakter yang akhirnya selalu membelenggu dirinya sendiri.
Tipe ketiga adalah manusia Saat ini dan Masa Depan. Tipe terakhir selalu melihat bahwa kondisinya saat ini karena ulah kita dimasa lalu, dan ulah kita di masa sekarang akan dinikmati di masa depan. 50 % persen energinya disimpan di kehidupanya saat ini dan sisanya ia investasikan utk masa depan yaitu memiliki visi dan impian yang kuat.
Evaluasi, Rencana dan Action adalah bagian yang sudah menjadi DNA utk tipe ini. Mengambil hikmah dimasa lalu, menyusun rencana dan melakukanya hari ini dan meyakini masa depan yang indah menjadi moto baginya. Mereka percaya bahwa waktu tidak pernah terulang yang sama 2 kali.
Jika kita masih saja main-main dengan waktu, waktu tidak pernah santai, ia lari terus utk mengingatkan.
JANGAN LAGI MAIN MAIN DG WAKTU
Waktu adalah kehidupan kita, dalam waktu membuat manusia terbagi menjadi 3 macam, pertama adalah manusia masa lalu. Tipe pertama ini adalah mereka yang selalu melihat waktu dimasa lalu, ada banyak orang yang sombong ketika melihat waktu di masa lalu sukses, kaya dan terhormat padahal saat ini kondisinya sudah terbalik. Ada banyak orang takut terus melangkah karena banyak trauma dimasa lalu. Kegagalan, kurang dihargai, kurang dicintai menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan antara kita dan masa lalu kita sendiri. Berhati-hatilah dengan waktumu sahabatku karena tipe pertama ini membuat kita nyaman dan banyak alasan utk maju. Boleh saja masa lalu dijadikan rujukan atau madrasah namun bukan kita memilih hidup di masa lalu kita.
Tipe kedua adalah Manusia Masa Depan. Mereka yang selalu mengabaikan kondisi saat ini, namun selalu membuat janji-janji di masa depan. Mereka memberikan janji kepada diri sendiri dan orang lain.
Janji surga sering ia katakan, walaupun pada kenyataanya tidak terjadi, kondisinya saat ini tidak pernah dijadikan pengalaman dalam hidupnya. Was-was, cemas dan curigaan menjadi karakter yang akhirnya selalu membelenggu dirinya sendiri.
Tipe ketiga adalah manusia Saat ini dan Masa Depan. Tipe terakhir selalu melihat bahwa kondisinya saat ini karena ulah kita dimasa lalu, dan ulah kita di masa sekarang akan dinikmati di masa depan. 50 % persen energinya disimpan di kehidupanya saat ini dan sisanya ia investasikan utk masa depan yaitu memiliki visi dan impian yang kuat.
Evaluasi, Rencana dan Action adalah bagian yang sudah menjadi DNA utk tipe ini. Mengambil hikmah dimasa lalu, menyusun rencana dan melakukanya hari ini dan meyakini masa depan yang indah menjadi moto baginya. Mereka percaya bahwa waktu tidak pernah terulang yang sama 2 kali.
Jika kita masih saja main-main dengan waktu, waktu tidak pernah santai, ia lari terus utk mengingatkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar